Sunday, May 20, 2012

futur_ristik

1. Pengabaian amanah.


Futur menyebabkan seorang aktivis dakwah bermalas dalam menunaikan tugas dakwahnya. Ini bisa menyebabkan tugas yang diamanahkan terbengkalai atu dilaksanakan tidak sempurna. Dan pengabaian terhadap amanah (kewajiban) adalah pelanggaran yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.



2. Gugur dari jalan dakwah.

Sekiranya futur tidak ditangani atau dibiarkan, ia akan menjadi satu tabiat. Lama-lama, perasaan ini menjadi duri bagi aktivis di jaln dakwah, yang menjadikannya jauh dari amal dakwah, lalu meninggalkannya.



3. Mengakhiri kehidupan dalam keadaan yang futur.


Apabila seseorang itu berlama-lama dalam keadaan futur sehingga menjadi kebiasaannya, maka ia menanggung risiko besar yaitu mati dalam keadaan futur. Ini yang paling kita takuti, karena Allah menilai kita berdasarkan akhir dari perbuatan. “Sesungguhnya seorang hamba itu ada yang melakukan amalan ahli neraka padahal ia termasuk ahli surga, dan ada pula yang mengamalkan amalan ahli surga padahal ia termasuk ahli neraka. Sesungguhnya amal itu tergantung pada kesudahannya.” (HR. Bukhari).


oh this is a reminder.
i have less than a year
in order to prepare for BFG
terjunan kepada medan amal sebenar

Malaysia..
di mana ada komitmen keluarga,sahabat,kerjaya..
di mana kamu akan sungguh2 di uji akan keikhlasan niat mu
ketaatan kamu dan komitmen kamu kpd janji itu
janji dengan ALLAH setelah kamu di pilih Allah utk mendapat sinar hidayah

“Sesungguhnya seorang hamba itu ada yang melakukan amalan ahli neraka padahal ia termasuk ahli surga, dan ada pula yang mengamalkan amalan ahli surga padahal ia termasuk ahli neraka. Sesungguhnya amal itu tergantung pada kesudahannya.” (HR. Bukhari).

rujukan : http://www.hasanalbanna.com/futur-sebab-dan-terapinya/

Monday, May 14, 2012

khusnul khotimah

ikhlas
it`s the basic of all amal
ikhlas
if u were khalas enough,everything will sail smoothly insya ALLAH
ikhlas
nak tahu cukup ikhlas ke x,is how much your commitment to that thing you are doing
dan nak tahu ikhlas ke x, it will not changed when u are with others or even when u are alone

I know a person
She is totally an ikhlas kind of person
mcm mana nk describe ye.

1. utk ke usrah,dia perlu jalan kaki yg sgttttttttt jauh utk ke eki utk naik bus.yet,she`s still the first one to arrive.thou her place was the farthest among all ahli usrah....

2. when there`s someone need for help, She`s the one who will offer help, AND with full commitment.let say,ada yang xdapat hadir liqa dan xdapat bahan.bukan orang yang xhadir yang akan hubungi dia,but she`s the one who will offer help, and set the date, and kalau xhabis will set another date,without fail.

3. I was with her sometime ago.and I said,`kalau qiam lg snang jaga kan kalau ramai2 ni..semangat sket nk qiam` and she replied `kalau seorang lg senang akk rasa..`..and i was still a young girl back then.xfikir sgt.tapi sekrng baru faham..dan kalau dia berkata begitu,I guess she`s doing it all the time either alone or beramai ramai

hurmm nk ckp ape lg keikhlasannya ye?
bukan sj ikhlas,malah rasa nya takda sekelumit hasad mahupun dendam dalam hati nya
senyuman yang sentiasa ada=)

and my theory is...
sebab dia baikkkk sgt
ikhlassss sgt
ALLAH sayang sangat dan mungkin amal dia dah cukup utk di bawa menemui ALLAH
and She left us
years ago i don`t really remember.20010 rasanya

25 ramdhan
6months pregnant
on the way to halaqah
while her husband is somewhere on earth doing da`wa and wasn`t at home
(baru kahwin xsampai setahun)
what is the greatest gift for a muslim than to have a khusnul khotimah?(pengakhiran yang baik)

and i wish..
i could be like her
even if i`m not ikhlas enough.just enough that i could force myself to do good things better
with better commitment
and better plan
for a better way to die =)

Thursday, May 10, 2012

bab16

sesungguhnya jiwa ini meredhai islam ini sebagai agamanya
Kemdia jika dia duduk berdiam diri dan berpuas hati
atau melihat Islam ini terhina di muka bumi ini
dan jiwanya mencintai kehidupan yang fana ini
maka dia tidak lagi tergolong di kalngan umat islam yang agong ini


-muntalaq16-

Friday, April 27, 2012

welcome 24

Being a grown up

u just have to

with the expectation
and the demands
and your own plan...(?)

it`s not a `this is my life,and i`m free to plan whatever i want`
it`s more to
`welcome to the life where others is your priority`

ada hati utk di jaga.ada tggjwb utk dilaksana
whether u notice it or not.u want it or not
it`s part of your life now

welcome to my life=)
and welcome 24.
may i serve ALLAH,rasul, parents and ummah more insya ALLAH biiznillah





Tuesday, April 17, 2012

mujanat ubat tsabat

Yaa Rabbi… 
 Andai bukan karena rahmat dan hidayahMu, sungguh kaki ini telah berhenti melangkah… 
Jika bukan karena kuasaMu, mungkin kaki ini tak kuasa lagi mengayun, tapaki jalan panjang yang kami cintai…

Terkadang, futur menghampiri tanpa permisi, disusul oleh rasa bosan yang membuat kami hampa tak karuan. Terkadang, lelah juga datang, membuat kami ingin berhenti berjuang. Terkadang, rasa sakit terasa begitu menghimpit, sampai membuat kami ingin menjerit. 
Bahkan, tatkala sakit hati menyelimuti, kami ingin pergi dari jalan ini…!

Tapi kami ingat nasihat seorang ustadz, bahwa ternyata

 “Dakwah bukannya tidak melelahkan… Bukannya tidak membosankan… Bukannya tidak menyakitkan. 
Bahkan, para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan. Tidak! Justru kelelahan dan rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. 
Setiap hari. Akhirnya menjadi adaptasi. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. 

Begitu pula rasa sakit, hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka…” begitulah nasihat ustadz Rahmat. Rahimahullah…

Ya Allah… semoga ke depan kami semakin tangguh. Tangguh dalam mendaki puncak keihsanan hati dan jiwa. 
Semakin enerjik menerjang batu granit dalam dakwah. Semakin bijak memecah misteri mimpi. Menyelami labirin lika-liku hidup, yang ujungnya berharap husnul khatimah, berlabuh dalam jannah… 

Oleh karena itu, kami ingin membangun kembali mimpi-mimpi, mencari ridha dan cinta, mengukir asa baru untuk membangun peradaban baru. Biarkan angin kencang hampiri diri ini. Sebagai pertanda badai akan berlalu. Biarlah gelombang bergantian menyapa. Sebagai pertanda Engkau sedang menguji cinta… Di bumi pertiwi ini, kami tanamkan obsesi kibarkan bendera kemenangan. Semoga Engkau mengizinkan…

Masa lalu adalah waktu yang tak akan berulang, dan masa depan datang menanti amal dan kebajikan. 

Maka, Teguhkanlah tekad kami yaa Rabb… agar senantiasa bisa berkarya untuk agama, bangsa, dan Negara, demi membangun sebuah peradaban. Jangan biarkan jiwa kami lemah. Jangan biarkan ghirah kami menurun. Jadikanlah kami yang terdepan dalam bekerja dan bergerak. Aamiin

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/04/19445/munajat-penguat-tsabat/#ixzz1sEDvNO2E

Wednesday, April 4, 2012

kalau ikhlas.

kalau ikhlas

kalau ikhlas

pasti kita akan buat bersungguh sungguh

bila culas,mungkin itu tanda xcukup ikhlas
cukup redha dan xcukup tumuhatnya

ya muqallibal qulub thabit qulubana a'la dinik

Monday, March 5, 2012

oh I love my ...

I love my life!


I love how complicated my mind are.doing the thinkings and making decisions

I love the feeling after I made my decisions

I love how every hurdle lead me to another big suprise

I love how i feel helpless during time, when effort seems to contribute nothing

I love my friends and my family

my big family,my small family, my siblings,my in bracket family,,in bracket siblings,sisters and anyone i meet,met and be friend with



oh I love my life and my destiny.

Allah,u sure have much more suprise ahead kan?

I just have to be a little bit patient,and do my solah more often.

And above all,I just have to have faith in u,that all the destiny are bringing me closer to u.not further from u



because after all,u are the MOST GRACIOUS and the MOST MERCIFUL right?


oh I love my life and I know, I love U.and I hope I will always do
 (bcoz even death can"t break us apart =))

Hai orang-orang yang berfirman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (2: 153).